tutup iklan
bahasa innndnesia smk

Ungkapan atau Idiom Bahasa Indonesia Lengkap Beserta Maknanya

Selasa, 21 Maret 2017
Ungkapan atau Idiom Bahasa Indonesia Lengkap Beserta Maknanya (elinbi.bligspot.com) - Menurut KBBI, idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsurnya. Ungkapan atau idiom berupa kata atau gabungan kata yang memiliki makna yang bukan makna dari unsur kata-kata pembentuknya. Makna ungkapan atau idiom tidak dapat dijelaskan menurut kaidah umum yang berlaku dalam bahasa. Artinya ungkapan memiliki makna baru setelah dua kata atau lebih menyatu. Jika gabungan kata tersebut dipisah, artinya akan berbeda lagi.
Ungkapan atau idiom berfungsi untuk menghidupkan, melancarkan, mengekspresikan maksud dan mendorong berkembangan bahasa Indonesia. Perkataan atau kelompok kata dalam ungkapan atau idiom terbentuk khusus untuk menyatakan maksud tertentu dalam arti kiasan. Maknanya buka makna sebenarnya atau bermna konotasi. Ungkapan atau idiom ini akan terus berkembang dan bertambah terus. Makin lama makin banyak muncul ungkap atau idiom baru karena perkembangan zaman.

Makna ungkapan akan mudah dipahami dengan membaca konteks kalimat yang menyertainya. Misalnya, darah biru. Jika gabungan kata darah biru diartinya menurut kaidah umum artinya adalah darah berwarna biru. Namun, jika disertai oleh kalimat Kekasihku adalah pemuda keturunan darah biru. Pada konteks kalimat tersebut ungkapan darah biru bukan lagi bermakna orang yang memiliki darah berwarna biru, tetapi bermakna bangsawan.

Sebenarnya, ungkapan atau idiom tidak selalu berupa gabungan kata. Ungkapan atau idiom bisa saja hanya satu kata yang bermakna kiasan. Contohnya, ia telah pergi meninggalkan batu nisan. Kata pergi merupakan ungkapan atau idiom yang maknanya meninggal dunia.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ungkapan atau idiom bahasa Indonesia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Berupa kata, frasa, maupun kalimat.
2. Merupakan hasil konvensi (kesepakatan bersama) atau dalam pikiran setiap orang artinya sama.
3. Maknanya tidak dapat dijelaskan menurut kaidah umum.
4. Bermakna kiasan atau konotatif.
5. Berfungsi untuk menghidupkan, melancarkan, dan mengekspresikan maksud.

Banyak contoh-contoh ungkapan atau idiom bahas Indonesia yang sering dan telah lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan atau idiom tersebut menjadikan ujaran atau percakapan menjadi lebih hidup. Bahkan ada yang menggunakannya untuk menyamarkan perasaan, nasihat, sindiran, atau maksud tersamar lainnya. Berikut contoh ungkapan atau idiom bahasa Indonesia lengkap beserta maknanya.

No.
Ungkapan Atau Idiom
Makna Atau Arti Ungkapan
1.       
Adu domba
membuat pihak yang satu dengan yang lain bertengkat/berselisih
2.       
Akal bulus 
tipuan licik
3.       
Anak bawang 
tidak masuk hitungan
4.       
Anak emas 
anak kesayangan
5.       
Anak gawang 
anak yang memungut bola di lapangan sepakbola
6.       
Anak semata wayang 
anak tunggal
7.       
Angkat bicara 
ikut berkomentar
8.       
Angkat kaki 
pergi
9.       
Angkat tangan 
menyerah
10.   
Angkat topi 
hormat
11.   
Banting harga 
menjual dengan harga murah, diskon besar-besaran
12.   
Banting stir 
alih profesi, berganti pekerjaan
13.   
Banting tulang 
kerja keras
14.   
Banyak mulut 
cerewet
15.   
Batu loncatan 
penyemangat
16.   
Bawah tangan 
tidak secara resmi, tidak ada sura-surat resmi
17.   
Berat hati 
tidak ikhlas
18.   
Berbadan dua 
hamil
19.   
Bercermin bangkai 
menanggung malu
20.   
Berhati batu 
tidak menaruh kasihan melihat orang lain
21.   
Berpangku tangan 
tidak melakukan apa-apa; malas-malasan
22.   
Bersilat lidah 
pintar berdebat, pintar memutar balikkan fakta
23.   
Besar hati 
mau mengakui kekalahan, sportif
24.   
Besar kepala 
sombong/terlalu bangga
25.   
Besar mulut 
suka membual; pembohong
137.       
Bicara setinggi langit
sombong
26.   
Bintang lapangan 
pemain terbaik
27.   
Bogem mentah 
pukulan/tinju
28.   
Buah bibir
menjadi bahan pembicaraan orang
29.   
Buah hati 
anak
30.   
Buah karangan 
karangan/tulisan
31.   
Buah tangan 
oleh-oleh
32.   
Buang muka 
berpaling
33.   
Buaya darat 
suka berselingkuh
34.   
Bunga desa 
gadis muda yang menjadi pujaan orang desa
35.   
Bunga tidur 
mimpi
36.   
Campur tangan
Turut serta mencampuri urusan orang
37.   
Cepat kaki ringan tangan 
rajin dan cekatan
38.   
Cuci mata 
mencari hiburan, melihat sesuatu yang bagus untuk kesenangan
39.   
Darah biru 
bangsawan
40.   
Darah daging 
anak atau saudara kandung
41.   
Datang bulan 
masa haid / menstruasi wanita
42.   
Diam seribu bahasa 
membisu/tidak berkata-kata sama sekali
43.   
Empat mat 
berbicara berdua saja
44.   
Gelap mata 
khilaf / emosi tak terkendali
45.   
Gigit jari 
kecewa
46.   
Gula-gula 
wanita simpanan
47.   
Gulung tikar 
bangkrut
48.   
Hati berlian 
sangat baik hati/ berhati mulia
50.   
Hidung belang 
suka mengganggu perempuan
51.   
Jago merah 
api kebakaran
52.   
Jalan buntu 
tidak mendapatkan solusi; tidak ada jalan keluar
53.   
Jalan tikus 
jalan alternatif, jalan tembus yang melewati jalan lingkungan yang kecil guna menghindari ruas jalan yang macet
54.   
Jantung hati 
orang yang dicintai
55.   
Jatuh bangun 
maju mundurnya kehidupan/ sebentar untung (berjaya); sebentar rugi (terhempas).
56.   
Jatuh berkait 
mendapat sesuatu sesuai keinginannya; pas ekali dengan yang diinginkan
57.   
Jatuh hati 
menyukai seseorang
58.   
Kabar angin 
gosip, berita yang belum pasti
59.   
Kaki lima 
pedagang di pinggir jalan
60.   
Kaki tangan 
anak buah
61.   
Kaki telanjang 
tidak bersepatu
62.   
Kambing hitam


orang yang disalahkan / pusat kesalahan
65.   
Kecil hati
tersinggung; marah; minder; hilang keberanian; takut
66.   
Kedudukan basah 
kedudukan yang memberikan kesempatan memperoleh uang
67.   
Kejatuhan bulan 
mendapat keuntungan yang besar
68.   
Kepala batu 
keras kepala, tidak mau menurut
69.   
Kepala dingin
tenang / sabar
70.   
Keras hati 
tidak bisa dinasihati
71.   
Kuda hitam 
pemenang yang tidak diunggulkan
72.   
Kuli tinta 
wartawan
73.   
Kulit badak 
tidak tahu malu
74.   
Kutu buku 
orang yang suka membaca
75.   
Lampu hijau 
disetujui atau diizinkan
76.   
Lampu merah 
isyarat yang membahayakan
77.   
Lapang dada 
sabar
78.   
Lapangan hijau 
lapangan sepak bola
79.   
Lepas tangan 
tidak mau bertanggung jawab
80.   
Lintah darat 
Rentenir/ pemberi pinjaman dengan bunga yang besar
81.   
Lupa daratan
lupa dengan asal karena sudah sukses
82.   
Lurus hati 
jujur
83.   
Makan angin 
berjalan-jalan untuk mencari udara bersih, duduk-duduk untuk sekedar menghabiskan waktu
84.   
Makan asam garam 
sudah banyak pengalaman
85.   
Makan hati 
kesal
86.   
Makan tanah 
miskin sekali
87.   
Masih bau kencur 
masih kecil
88.   
Masih hijau 
belum berpengalaman
89.   
Masih merah 
masih bayi
90.   
Masih seumur jagung 
masih muda
91.   
Mata duitan 
suka dengan uang/ matrealistis
92.   
Mata hati 
hati nurani/ perasaan
93.   
Mata keranjang 
genit
94.   
Mata pencaharian 
pekerjaan/profesi
95.   
Mata sapi 
telur ceplok
96.   
Mata telanjang 
melihat langsung tanpa alat apa-apa
97.   
Mata-mata 
kaki tangan musuh, detektif
98.   
Meja hijau 
pengadilan
99.   
Melihat dengan mata kepala
melihat langsung
100.  
Memandang sebelah mata 
meremehkan
101. 
Membuka pintu hati 
menyadarkan
102.       
Memeras otak 
berpikir serius dan sungguh-sungguh
103.       
Mencium tanah
jatuh
104.       
Mencuri pandang 
melirik, melihat dengan diam-diam
105.       
Mendua hati 
ragu, bimbang
106.         
Menghitamputihkan 
sangat berkuasa sehingga bisa mengatur segalanya, yang salah dibenarkan dan yang benar disalahkan
107.     
Mengulur waktu 
menunda-nunda
136.       
Merah telinga
malu
108.       
Muka tembok 
tidak tahu malu
109.       
Mulut manis 
baik dan menarik tutur katanya
110.       
Naik daun 
sedang terkenal atau sukses
111.       
Naik pitam
marah
112.       
Otak udang 
bodoh
113.       
Panjang tangan 
pencuri
138.       
Patah hati
kecewa
114.       
Perang dingin
perang tanpa senjata, hanya saling menggertak
115.       
Perang pena 
bersaing dalam hal tulis-menulis
116.       
Ringan tangan 
1. suka menolong, 2. Suka memukul
117.       
Sampai hati 
tega
118.       
Sebatang kara 
hidup seorang diri
119.       
Sepenuh hati 
bersungguh-sungguh
120.       
Tahan banting 
tidak lemah
121.       
Tangan besi 
berlaku keras, memerintah dengan keras/diktator
122.       
Tangan dingin 
apa yang dikerjakannya selalu membawa hasil
123.         
Tangan dingin :
orang yang selalu berhasil dalam setiap usaha
124.       
Tangan hampa 
tidak mendapat hasil apa-apa
125.       
Tangan kanan 
orang kepercayaan
126.       
Tangan kosong 
tidak membawa apa-apa
127.       
Tangan terbuka 
diterima dengan senang hati
128.       
Tebal muka 
tidak tahu malu
129.       
Tiada duanya 
tidak ada bandingannya
130.       
Tulangg punggung 
yang diandalkan untuk mencari nafkah
131.         
Turun minum 
istirahat untuk minum (ttg pemain sepak bola)
132.       
Turun tangan 
ikut mengerjakan
133.       
Tutup mulut 
tidak mau bicara, tidak mau membuka rahasia
134.       
Tutup usia 
meninggal
135.       
Uang panas
uang yang tidak halal

Itulah contoh ungkapan atau idiom bahasa Indonesia yang bisa Anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan dan idiom tersebut juga dilengkapi dengan arti atau maknanya sehingga siswa akan mudah memahaminya dan guru bahasa Indonesia terbantu saat mengajar. Untuk materi bahasa Indonesia lainnya dapat dilihat di situs elinbi.blogspot.com.

SEMOGA BERMANFAAT ^_^